Berita no image

Published on Agustus 10th, 2017 | by adminkoni

0

Stamina Jelek Bisa Dicoret

KONIKALSEL.OR.ID – BANJARMASIN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel memastikan agar para atlet binaannya memiliki stamina yang prima. Apalagi, dalam program mencetak atlet Waja Sampai Kaputing alias Wasaka, KONI menginginkan kualitas para atlet Kalsel harus benar-benar fit.

Apalagi, proyeksi ke depan adalah mempersiapkan para atlet Kalsel guna meraih medali emas dan prestasi gemilang di Pekan Olahraga Provinsi (PON) XX 2020 di Papua.

Untuk mencetak atlet Wasaka yang berkualitas, KONI Kalsel telah mengadakan serangkaian tes. Setelah sebelumnya melaksanakan tes kesehatan, kali ini KONI Kalsel menguji para calon atlet Wasaka Kalsel melalui tes fisik.

“Stamina dan fisik yang kuat menjadi modal penting bagi seorang atlet untuk bisa mempersembahkan prestasi terbaik di PON. Kalau staminanya jelek maka bisa dicoret dari daftar calon atlet Wasaka,” ungkap Bidang Sport Science KONI Kalsel, Machruful di sela-sela tes fisik calon atlet Wasaka Kalsel di Stadion 17 Mei Banjarmasin, kemarin (9/8).

Ditambahkan Machruful, kualitas fisik para atlet tak mutlak hanya diketahui lewat tampilan badan. Namun, yang menjadi indikator utama bahwa atlet yang bersangkutan memiliki fisik yang kuat adalah dengan mengukur tinggi rendahnya daya tahan tubuh atau endurance.

“Oleh karena itu, di tes fisik ini kami menguji mereka dengan cara lari sejauh 2400 meter atau enam kali keliling lintasan lari Stadion 17 Mei. Selain itu, ada juga tes kekuatan tungkai, lengan, dan punggung.

Di sesi terakhir, juga kami tambahkan tes kelenturan tubuh. Bagi yang staminanya jelek, tes ini akan membuat mereka keder,” katanya.

Namun, ada keringanan pola tes bagi para atlet catur. Yakni, mereka hanya diminta berlari sejauh 1600 meter. “Atlet catur walaupun hanya duduk sepanjang pertandingan juga perlu diuji ketahanan fisiknya.

Karena duduknya para pecatur juga menguras energy. Berjam-jam mereka duduk sambil berfikir, kalau stamina loyo pasti sulit menang,” urainya.

Di sisi lain, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kalsel, Gusti Perdana Kesuma menyatakan ada 112 atlet dari 22 cabang olahraga (cabor) yang menjalani tes.

“Sebelumnya, mereka sudah dites kesehatan. Hari ini (kemarin, red) lanjut lagi dengan tes fisik. Beberapa hari ke depan akan kami lakukan tes psikologis,” ujar pria yang akrab disapa Dana ini.

“Dari hasil tes ini, 48 atlet dengan nilai tes terbaik akan berpotensi masuk program Pelatprov Wasaka menuju PON XX 2020 di Papua,” tandasnya. (oza)

Tags: ,


About the Author



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑