Berita

Published on Agustus 10th, 2017 | by adminkoni

0

Tim Sembilan Mulai Bekerja

KONIKALSEL.OR.ID – BANJARMASIN – Walaupun sempat diwarnai perdebatan alot, Rapat Anggota Provinsi Khusus (Rakonprovsus) KONI Kalsel di Hotel Tree Park Banjarmasin, berakhir mulus, Sabtu (4/2).

Rakonprovsus tersebut menghasilkan pembentukan tim sembilan yang bertugas menjaring dan menyaring figur-figur yang bakal bersaing untuk menjadi Calon Ketua Umum (Caketum) KONI Kalsel periode 2017-2021.

Tim sembilan tersebut terdiri dari perwakilan cabang olahraga (cabor), organisasi olahraga fungsional, ketua KONI Kabupaten/Kota, dan perwakilan pengurus KONI Kalsel.

“Berdasarkan hasil Rakonprovsus, ada sembilan orang yang masuk tim sembilan ini. Yakni, HM Aini dari cabang olahraga (cabor) gulat sebagai perwakilan cabor-cabor beladiri, Rahmat Nopliardi dari cabor basket sebagai perwakilaan cabor permainan, Sudirno dari cabor menembak sebagai perwakilan cabor akurasi, H Achadiat Sugian dari cabor dayung mewakili cabor terukur, dan H Fathurrahman mewakili SIWO/PWI Kalsel.

Sementara untuk perwakilan KONI Kabupaten/Kota adalah Edy Porwanto (Ketum KONI Tala) dan H Fathurrahman Surya (Ketum KONI HST). Serta, Gusti Perdana dan Edy Sukarno sebagai perwakilan dari KONI Kalsel,” sebut Ketua Steering Comitee (SC) Rakonprovsus KONI Kalsel, Firdaus Mansyori.

Firdaus menambahkan tim sembilan akan bekerja maksimal selama satu bulan ke depan. “Dengan kata lain, pasca dibentuk, tim sembilan akan memulai proses penjaringan dan penyaringan.

Serta melakukan pendekatan kepada sejumlah figur yang dinilai punya potensi untuk menjadi Caketum KONI Kalsel. Sehingga, jelang Maret nanti, tim sembilan akan mengumumkan siapa saja figur yang berminat untuk maju sebagai Caketum KONI Kalsel periode selanjutnya,” urainya.

Firdaus menambahkan untuk figur Caketum KONI Kalsel dibuka seluas-luasnya. Dengan catatan, figur Caketum KONI Kalsel memiliki pengalaman serta pengabdian dalam membina olahraga.

“Artinya, Caketum KONI Kalsel harus punya dedikasi di bidang olahraga. Setidaknya, pernah terlibat dalam mengurus cabang olahraga serta punya komitmen dalam melakukan pembinaan atlet,” urainya.

Di sisi lain, Firdaus mengingatkan bursa Caketum KONI Kalsel juga terbuka kepada figur berstatus pejabat publik. Ini mengacu kepada fakta bahwa ada 14 KONI provinsi di Indonesia yang dipimpin oleh pejabat publik.

“Bahkan, kepengurusan KONI 14 provinsi tersebut dilantik langsung oleh pengurus KONI Pusat. Ini menandakan KONI Pusat tak mempermasalahkan ketika seorang pejabat publik menjadi Ketua Umum KONI,” papar pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Kalsel itu.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kalsel, Bambang Heri Purnama (BHP) menyatakan apresiasinya terhadap agenda Rakonprovsus KONI Kalsel tersebut.

“Saya percaya, Rakonprovsus KONI Kalsel ini menjadi awal yang bagus untuk kelanjutan kepengurusan KONI Kalsel selanjutnya. Saya juga meminta agar tim sembilan bisa bekerja dengan maksimal untuk menyaring dan menjaring figur-figur potensial sebagai Caketum KONI Kalsel,” urai BHP.

Ketika ditanyakan apakah dirinya berminat untuk kembali mencalonkan diri sebagai Caketum KONI Kalsel, mengingat berdasarkan hasil Rakonprovsus, pejabat publik diperkenankan meramaikan bursa Caketum KONI Kalsel, BHP punya jawaban sendiri. “Kita lihat perkembangan selanjutnya. Untuk saat ini, biarkan tim sembilan bekerja,” tandasnya.(oza)

Tags: , , ,


About the Author



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑