Berita

Published on Oktober 31st, 2017 | by adminkoni

0

Berlaga di Malaysia Tergantung Dana

BANJARMASIN – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Kalsel mendukung para pecatur Kalsel yang ingin menjajal kemampuan di kejuaraan catur internasional. Namun, karena anggaran yang dimiliki kas Percasi Kalsel terbilang minim, maka ada penerapan skala prioritas bagi para pecatur yang berangkat atas fasilitas biaya dari Percasi Kalsel.

Ketua Umum Pengprov Percasi Kalsel, M Amin menuturkan agenda kejuaraan catur internasional hampir ada setiap bulan. Contohnya, pada akhir November ini ada kejuaraan catur senior 2017 di Penang, Malaysia. “Namun, kejuaraan tersebut sifatnya open class atau kejuaraan terbuka. Jadi, siapa saja boleh ikutan mewakili negara masing-masing asal masuk dalam kategori pecatur senior,” ujar Amin.

Untuk keberangkatan ke Penang, masing-masing pecatur menggunakan biaya sendiri. “Percasi Pusat dalam hal ini hanya memberikan rekomendasi kepada pecatur yang berminat ikutan ajang tersebut. Demikian pula dengan Percasi Kalsel, hanya merekomendasikan pecatur Kalsel yang ingin ikutan ke Penang, itu bentuk dukungan kami. Tapi, kalau dukungan dana, rasanya cukup berat,” kata Amin.

Dituturkan Amin, berdasarkan perhitungan Percasi Pusat, biaya satu orang atlet untuk mengikuti kejuaraan di Penang selama kurang lebih lima hari memakan biaya sebesar Rp18 juta hingga Rp20 juta per orang. “Nah, mengingat biayannya cukup besar, maka Pengprov Percasi Kalsel untuk event ini tak bisa menyediakan anggarannya. Namun, kalau ada pecatur Kalsel yang berminat berangkat ke Penang dengan biaya sendiri, Pengprov Percasi Kalsel angkat topi. Syukur-syukur kalau bisa menang,” urainya.

Di sisi lain, Amin menuturkan Pengprov Percasi Kalsel akan fokus menggarap event kejuaraan lokal Kalsel. “Desember mendatang Pengprov Percasi Kalsel berencana untuk mengadakan kejuaraan catur antar pelajar se-Kalsel,” paparnya.

Di sisi lain, pecatur senior Kalsel, Norasya Verdiana masih belum ada keputusan untuk mengikuti kejuaraan catur senior Internasional 2017 di Penang, Malaysia. “Tergantung anggarannya. Seandainya ada bantuan dari Pengprov Percasi Kalsel atau KONI Kalsel, mungkin saya akan berangkat ke Penang,” ujarnya.(oza)


About the Author



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top ↑